In House Training (IHT) SMAN 1 Babakan “Menuju Kelas Bermakna dengan Strategi Deep Learning dan Backward Design”

28–30 Agustus 2025

Dalam upaya mendukung implementasi Program Gapura Pancawaluya, khususnya pada aspek Peningkatan Mutu dan Kompetensi Guru, SMA Negeri 1 Babakan Kabupaten Cirebon menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) dengan tema “Menuju Kelas Bermakna dengan Strategi Deep Learning dan Backward Design.”
Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Agustus 2025, bertempat di aula utama SMA Negeri 1 Babakan.

IHT ini diikuti oleh seluruh guru SMA Negeri 1 Babakan sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional tenaga pendidik.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah, Drs. H. Dedi Hidayat, M.M.Pd., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya guru memiliki kemampuan mendesain pembelajaran yang bermakna agar peserta didik dapat berpikir mendalam (deep learning) dan memiliki daya cipta yang tinggi.

Narasumber kegiatan berasal dari guru berprestasi SMA Negeri 1 Babakan sebagai fasilitator internal, serta pengawas sekolah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Jawa Barat sebagai narasumber eksternal.
Materi yang dibahas mencakup:
1️⃣ Perancangan pembelajaran berbasis Backward Design,
2️⃣ Strategi Deep Learning untuk mendorong keterlibatan siswa, dan
3️⃣ Pengembangan asesmen formatif dan sumatif yang berorientasi pada karakter Pancawaluya.

Selama kegiatan, para guru terlibat aktif dalam sesi diskusi, praktik penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), serta simulasi penerapan strategi pembelajaran bermakna di kelas.
Sebagai output kegiatan, setiap guru menghasilkan produk pembelajaran berupa RPP, rancangan asesmen, serta rencana implementasi kelas bermakna yang akan diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar.

Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 1 Babakan berupaya menumbuhkan ekosistem pendidikan yang Pinter (cerdas dalam mengajar), Bener (taat asas dan terukur), serta Singer (adaptif dan tanggap terhadap kebutuhan peserta didik).
Program ini sejalan dengan semangat Pancawaluya dan menjadi langkah nyata sekolah dalam membentuk tenaga pendidik yang profesional, kreatif, dan berdedikasi tinggi demi terciptanya pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik.